Ilmu adalah panglima hidup, setiap insan hidup sejauh ilmunya ....... Terkadang kita butuh keterasingan untuk menemukan kembali arti dan tujuan kita sebagai manusia ....... Hidup itu indah, jika kita tahu kuncinya ....... Jangan pernah memikirkan hasil, jika tidak berusaha keras .......

Sekapur Sirih

Terimakasih saya ucapkan atas kemurahan hati anda meluangkan sedikit waktu anda untuk melihat blog saya ini.
Mudah-mudahan semua yang ada disini dapat bermanfaat buat kita semua..

Jumat, 20 April 2012

Ilmu Budaya Dasar 7 - Manusia dan Pandangan Hidup

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Sebelum melakukan sebuah tindakan, umumnya sikap seorang manusia adalah berpikir dan mempertimbangkan hal yang akan dilakukannya, hal ini menjadi bagian dari pandangan hidup seseorang. Baik itu tindakan yang akan dilakukannya pada saat ini atau dalam waktu yang akan datang pasti akan melalui proses pemikiran dan pertimbangan di dalam hati. Ketika dia memutuskan untuk melakukan tindakan tersebut itu menjadi bagian dari sikap hidup seorang manusia.

Pertimbangan didalam hati dan pikiran berbeda-beda bagi setiap orang. Dalam melakukan sebuah tindakan, proses dalam memikirkan dan mempertimbangkan tergantung kepada kondisi dan keadaan orang tersebut. Hal ini berpengaruh besar terhadap tindakan yang akan dilakukan orang tersebut terhadap hal yang dipikirkan dan dipertimbangkannya. Sebuah hal atau wacana ataupun sebuah benda yang diberikan ke beberapa orang akan menghasilkan sesuatu hal dan respon serta tindakan yang berbeda. Hal ini terjadi karena cara berpikir yang berbeda bagi setiap orang.

Kemampuan seorang manusia dalam mengelolah cara berpikir sangat mempengaruhi keberadaannya dilingkungan dan alam ini. Banyak hal negatif yang dilakukan seseorang karena ketidakmampuannya mengelolah pola pikirnya dan cara mempertimbangkan sesuatu, yang mana hal ini justru merugikan dirinya sendiri.

Banyak juga manusia-manusia “super” yang menjadi orang berkemampuan lebih di dalam lingkungan dan alam ini karena kemampuannya mengelolah cara berpikirnya. Seperti kata-kata para motivator yang mengatakan bahwa “pikiran itu ibarat raksasa yang tidur, jika kita mampu membangunkannya maka kita akan kuat”.

Kondisi lingkungan, perkembangan zaman dan teknologi sangat berpengaruh besar terhadap cara berpikir seseorang pada saat ini. Saat ini banyak hal-hal yang dilakukan seseorang yang terkadang diluar aturan dan kondisi yang seharusnya. Hal-hal tersebut sudah terjadi disemua lapisan usia, sehingga batasan usia tidak lagi jadi penghalang bagi seseorang manusia melakukan hal-hal tersebut.

Umumnya karena banyak faktor negatif yang mempengaruhi, menjadikan cara berpikir seseorang lebih pendek. Dalam arti ketika akan melakukan sesuatu mereka jarang mempertimbangkan konsekwensi negatif ataupun resiko dari perbuatan mereka tersebut. Dan ketika mereka melakukan hal tersebut dan hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, mereka menjadi lebih tertekan. Hal ini karena mereka kaget dengan konsekwensi negatif dari perbuatan tersebut. Ketidaksiapan mental menerima sebuah hasil akhir dari sebuah perbuatan menghasilkan tindakan nekat yang diluar dari batas kewajaran dan aturan sebagai makhluk hidup.

Pandangan hidup yang dibentuk tanpa memikirkan tujuan kenapa kita berada di alam ini hanya akan mengasilkan pandangan hidup yang salah. Menjadikan ego dan hawa nafsu raja dihati dan pikiran kita, membuat kita semakin salah dan sering salah dalam menentukan pandangan hidup ini. Hal ini membuat hidup semakin jauh dari kebahagiaan dan menjadi pengaruh negatif terhadap lingkungan.

Memang susah dengan kondisi lingkungan dan kebudayaan yang ada saat ini untuk tetap berpikir dengan cara yang berbeda. Tetapi jika kita meyakini bahwa sesuatu yang baik dan berharga butuh pengorbanan, komitmen dan konsisten dalam bersikap dan bertindak yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang seharusnya maka kita akan lebih kuat dalam menjalaninya.

Jika kita tarik kembali hakikat sebenarnya tujuan diciptakannya kita oleh ALLAH, maka kita tidak akan merubah pandangan dan sikap hidup kita diluar dari yang seharusnya. Ya pandangan  hidup untuk beriman dengan sebenar-benarnya iman, dan bersikap seharusnya sebagaimana sikap alam yang tunduk patuh pada aturanNya akan menciptakan kebahagian dan kedamaian bagi kita pribadi dan alam ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar